KELILING
DUNIA DENGAN MEMBACA
OLEH
RUBAIDA ROSE
Buku yang kubaca selalu memberi
sayap-sayap baru,
Membawaku terbang ke taman-taman
pengetahuan paling menawan,
melintasi waktu dan peristiwa, berbagi
cerita cinta,menyapa semua tokoh yang kujumpai,
sambil bermain di lengkung pelangi
Bagaimana
caranya keliling dunia dengan membaca? Wah ini sebuah pertanyaan yang sangat
bagus sekali. Baiklah ada banyak cara kita bisa keliling dunia namun keliling
dunia dengan membaca merupakan hal yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang.
Hal ini erat kaitannya dengan arti dari membaca itu sendiri diibaratkan buku
adalah jendela dunia maka jika ingin masuk pada jendela dunia yang diinginkan kita bisa membaca bukunya.
Hal yang gampang bukan? namun bagaimana
cara memulai kebiasaan ini? Tentu ini berawal dari kebiasaan yang kita lakukan
apakah kebiasaan yang harus kita lakukan? mulai dari keluarga yang paling
terdekat yaitu ayah, bunda dan anak-anak dibiasakan untuk membaca buku, ayah
dan bunda membiasakan membacakan anak buku secara bergantian, ayah selalu
membaca buku, koran, majalah dan yang lainya. Begitu juga dengan ibu memiliki
banyak koleksi buku dirumahnya. Kebiasaan kecil ini perlahan akan memunculkan
budaya membaca pada keluarga tersebut maka ayah dan bunda bisa melanjutkan
budaya ini dengan memiliki istana buku dirumah.
Anak-anak akan terbisa oleh budaya mereka
ketika berada dirumah jika budaya ini terus dilestarikan maka banyak manfaat
yang akan didapatkan. Apakah manfaat dari budaya membaca, menyimak, menulis dan
mendengarkan? Hal ini erat hubungannya dengan kata keliling dunia.mengapa
demikian? karena kebiasaan ini membuat alam fantasi yang mampu mencerdaskan
kita dalam memandang dunia ini.
Apakah yang dimaksud alam fantasi? Alam
fantasi adalah sebuah tempat yang ada di alam bawah sadar kita yang
mampu membawa kita sampai kepada imaginasi yang di buat oleh penulis dalam
bukunya. Kita bisa tau indahnya pantai,indahnya kota dan seluk beluk kota-kota
tertentu yang ditulis oleh pengarang buku sesuai dengan aslinya.begitulah
dahsyatnya kemapuan yang dimiliki oleh otak kita saat berada pada gelombang
theta.
Hal ini terwujud dari kebiasaan kita
membaca, menyimak,menulis dan berbicara secara tak langsung mencerdaskan
kemampuan berbahasa kita dalam melangsungkan kegiatan rutin kita dimanapun
berada. Kemampuan kita untuk lebih siap dalam menghadapi hiduppun menjadi
sesuatu yang nyata. Dengan demikian wajib bagi kita untuk terus melestarian
budaya membaca dari perubahan generasi kegenerasi agar tidak tertinggal dari
perkembangan teknologi yang terus mengalami perubahan.
Apa yang
kamu rasakan saat membaca buku petualangan? Tentunya kamu akan merasakan
suasana hati yang berbeda-beda. Jika buku yang kita baca adalah perjalanan yang
menegangkan maka kita akan merasakan ketegangan itu. Atau ada suasana yang
menyeramkan dan lain sebagainya . semua ini adalah imaginasi dari penulis yang
bisa kita rasakan lewat tulisan-tulisanya. Luar biasa bukan? Kemana kamu akan
keliling dunia saat pagi minggu? Kamu bisa mengambil satu buku bacaan yang
sesuai dengan suasana hati bisa memilih pergi keluar negeri menemui Harry
potter atau pergi ke Sungai Nill menyaksikan kisah ayat-ayat cinta dalam
novelnya.
Bagimana dengan kita yang suka dengan
dunia percintaan maka kita bisa ikut berpetualangan dalam kisah Layla Majnun.
Kisah pengorbana cinta yang luar biasa ini akan menerbangkan hayalmu menjadi
sangat dalam dengan liku-liku kehidupan yang menyayat hati. Alhasil kamu ikut
terbawa ke daerah tandus tempat Majnun mengintai Layla. Hal ini menunjukan kita
sudah berada pada dunia lain yang mungkin belum pernah kita jammah ketempat
aslinya.
Apakah kamu pernah merasakan jenuh? Rasa
lelah yang sangat panjang karena malas melakukan aktifitas traveling yang
menyita waktu tenaga pikiran dan materi. Ini bisa diobati dengan hal simpel
yaitu pergi ke pusat penjulan buku dan duduk di pojok rak buku yang biasanya di
siapkan oleh pemilik toko untuk bersantai ria sambil membaca. Tak heran jika
saat memandang dengan jeli orang yang lagi membaca buku bisa membuat kita rasa
digelitik. Taukah kenapa? Jawabanya mereka yang asik membaca akan tersenyum
sendiri dan terkadang ekpresi wajahnya berubah-rubah. Ini menadakan kegiatan
membaca membuat kita awet muda karena wajah kita melakukan senam wajah.
Dari hal diatas dapat kita katakan bahwa
jika ingin keliling dunia kita bisa gratis tanpa membeli tiket, menyiapkan
tenaga, materi, persiapan packing dan sebagainya. Kita cukup menyiapkan waktu
untuk bisa membaca buku sesuai dengan dunia mana yang ingin dikunjungi. Kenapa
harus repot sahabat ? ternyata ada banyak cara keliling dunia, dengan membaca
kita kapan saja bisa berkeliling dunia
tanpa nomor antrian membeli tiket. Dengan membaca kita juga bisa merubah
kehidupan kita kearah yang lebih baik. Dengan membaca kita bisa merubah dunia.

Rubaida Rose, Kelahiran
Tembilahan, menghabiskan masa kecil hingga menamatkan sekolah menegah tingkat
atas di provinsi Riau, bekerja Sebagai Dosen Terbang di Sekolah Tinggi Agama
Islam Kuantan Singingi dan Mengabdi sebagai Guru di PONPES Nurul Islam kota Teluk
Kuantan mengajar Bahasa Inggris. Memiliki pengalaman menulis dalam sebelas buku
buku antologi dan solo. Memiliki hoby menulis dalam diary sejak sekolah
menegah pertama sampai saat ini. Belajar bagaimana cara menulis di beberapa
group menulis. Ikut serta dalam aktifitas rutin diklat pendidikan abad 21 dan
kelas menulis online di media sosial. Tak pernah putus asa menularkan
kecintaannya untuk menulis kepada siapa saja. Contact Person 08127644114
mengabdikan diri sebagai pecinta dunia pendidikan di GGDN dan SGI. Salam
Literasi!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar