ARTI SENYUMAN
Penulis Kak Rose
Kau bertanya
Mengapa rawa-rawa kehilangan air?. Mengapa lahan gambut tak lagi lembut.
dan kenapa pohon-pohon bahagia itu akarnya satu persatu berhenti menjalar.
Aku bungkam!
Hanya bisa tersenyum.
Sementara mereka telah merelakan senyuman mereka hilang.
Hilang!, dilahap api beringas
Menghitamkan semua mimpi
Meninggalkan kesakitan nyata.
Di sisi relung-relung hati mereka.
Kau!
Mendekatlah, bawa sisa-sisa senyum itu. Meskipun hanya secuil. Di sini tak lagi ada buah-buah bahagia. Biji-biji kepedihan tertanam sepanjang hari.
Kau!
Berdamailah dengan hatimu
Keluarlah dari daun-daun yang menyembunyikan wajah kotormu.
Jamahlah air dan basuhlah
Kembalikan semua senyum yang kau kekang.
Biarkanlah anak pohon bahagia kembali. Merengek mencari bau air susu ibu.
dan kau pergilah
Jangan pernah merengut tawa bayi. Bayi yang kehilangan senyumnya.
Kuansing, 13 02 2020
Penulis Kak Rose
Kau bertanya
Mengapa rawa-rawa kehilangan air?. Mengapa lahan gambut tak lagi lembut.
dan kenapa pohon-pohon bahagia itu akarnya satu persatu berhenti menjalar.
Aku bungkam!
Hanya bisa tersenyum.
Sementara mereka telah merelakan senyuman mereka hilang.
Hilang!, dilahap api beringas
Menghitamkan semua mimpi
Meninggalkan kesakitan nyata.
Di sisi relung-relung hati mereka.
Kau!
Mendekatlah, bawa sisa-sisa senyum itu. Meskipun hanya secuil. Di sini tak lagi ada buah-buah bahagia. Biji-biji kepedihan tertanam sepanjang hari.
Kau!
Berdamailah dengan hatimu
Keluarlah dari daun-daun yang menyembunyikan wajah kotormu.
Jamahlah air dan basuhlah
Kembalikan semua senyum yang kau kekang.
Biarkanlah anak pohon bahagia kembali. Merengek mencari bau air susu ibu.
dan kau pergilah
Jangan pernah merengut tawa bayi. Bayi yang kehilangan senyumnya.
Kuansing, 13 02 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar