DAFTAR
ISI
DAFTAR ISI……………………………………………………………………….....1
KATA PENGANTAR...................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN
I.a.
Latar
Belakang Masalah.................................................................3
I.b.
Tujuan.................................................................................................5
I.c.
Hasil
Yang diharapkan......................................................................5
I.d.
Sasaran...............................................................................................5
I.e.
Manfaat.............................................................................................5
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN
II.a. Paparan Kegiatan.............................................................................6
II.I.a. Tahap persiapan............................................................6
II.I.b. Tahap
keberangkatan...................................................7
II.I.c. Pembagian
Kelompok...................................................7
II.I.d. Nama
Guru Pendamping dan Ketua Kelompok...........7
II.I.e. Jadwal
Kegiatan............................................................8
II.I.f. Tahap
Pelaksanaan........................................................8
II.I.g.
Contoh kertas kerja yang di berikan kepada
siswa.........9
II.I.h. Contoh hasil
kerja yang telah di kerjakan oleh siswa..10/11
BAB III RENCANA TINDAK
LANJUT KEGIATAN ...........................................12
BAB IV PENUTUP
IV.a.
Kesimpulan.......................................................................................13
IV.b. Saran..................................................................................................13
IV.c. Dokumentasi
Kegiatan................................................ ....................14
KATA
PENGANTAR
Alhamdulillah Puji dan Syukur penulis haturkan ke hadirat Allah Swt, zat yang Maha Indah
dengan segala keindahan-Nya, zat yang Maha Pengasih dengan segala kasih
sayang-Nya, yang terlepas dari segala sifat lemah semua makhluk-Nya. Alhamdulillah berkat Rahmat dan Hidayah-Nya penulis dapat
menyelesaikan laporan ini. Shalawat serta salam mahabbah semoga senantiasa
dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai pembawa risalah Allah terakhir
dan penyempurna seluruh risalah-Nya. Penyusunan Laporan ini merupakan salah
satu upaya mengimplementasikan segala sesuatunya tentang terlaksananya
program pengembangan bakat siswa di Madrasah Aliyah PP.Nurul Islam.
Laporan ini disusun mengacu pada kegiatan pengembangan bakat siswa
melalui praktek bahasa Inggris bertemu dengan native speakers di kota wisata
Bukit Tinggi. Kegiatan pengembangan bakat siswa ini di laksanakan setiap satu
tahun sekali oleh siswa kelas xii ipa
dan ips. Laporan
ini memuat tentang materi kegiatan, jadwal serta hasil kegiatan.
Dengan segala kerendahan hati izinkanlah penulis untuk
menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada
semua pihak yang telah berjasa memberikan motivasi dalam rangka
menyelesaikan laporan ini. Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan
kepada seluruh warga sekolah yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk
melaksanakan kegiatan pengembangan bakat siswa, dan memberi saran dalam
penyusunan laporan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk
terhadap segala upaya yang kita lakukan demi untuk peningkatan pengembanga
bakat siswa yang telah dilaksanakan di kota wisata Bukit Tinggi Provinsi
Sumatra Barat untuk tahun selanjutnya.
Penulis
Rubaida, S.Ag. MM
BAB 1
P E N D A H U L U A N
1.1. Latar Belakang Masalah
Madrasah
Aliyah PP. Nurul Islam tempat penulis mengabdi, sebagai lembaga pendidikan menyadari pentingnya kemampuan berbicara
bahasa Inggris. Untuk itu sejak tahun 2009
sudah melaksanakan program pengembangan bakat dan kemampuan siswa di dalam pembelajaran bahasa Inggris. Program tersebut
adalah melalui English club, Siswa diarahkan untuk bergabung dalam keanggotaan
MASBA English club dan group online Masba Fun English Club. Sebagai pengembangan
dari English club adalah English day. Dari program-program kegiatan
tersebut Ada yang berhasil, tapi ada
juga yang masih mencari metode belajar
bahasa Inggris yang menarik dan sesuai rencana.
Salah satu
program Kegiatan pengembangan bakat siswa di Madrasah PP. Nurul Islam sebagai
kelanjutan dari English day di atas adalah kegiatan praktek bahasa Inggris bertemu penutur asli (native
speakers) di kota-kota wisata, ini
sebagai bukti realisasi kegiatan 3 tahun belajar bahasa Inggris di
Madrasah dan Kegiatan English club sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan bahasa
Inggris. Kegiatan pengembangan bakat ini berpedoman pada standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran
bahasa Inggris menitik beratkan pada
empat aspek kemampuan diantaranya adalah : mendengarkan ( listening),
berbicara ( speaking ), membaca ( reading ) dan menulis ( writing) salah satu standar kompetensi
belajar bahasa Inggris adalah siswa
mampu mengungkapkan makna dalam percakapan ( conversation ) transaksional dalam konteks kehidupan sehari hari, sedangkan kompetensi dasarnya
adalah mengungkapkan makna dalam
percakapan transaksional ( to get things done) dan interpersonal(
bersosialisasi ) resmi dan tidak resmi secara akurat lancar dan berterima
dengan menggunakan ragam bahasa lisan
sederhana dalam konteks kehidupan sehari hari dan melibatkan berbagai tindak
tutur. Sementara pembelajaran bahasa Inggris yang termuat pada kurikulum KTSP
di Indonesia cenderung mengarah pada bahasa tulisan (written language)
bukan bahasa percakapan (spoken language). Dengan kondisi itu,
output-output pendidikan tentunya hanya mengarah pada pemahaman bahasa
Inggris bukan kemampuan berbahasa
Inggris. Sangat jarang ditemukan, para siswa yang mampu berbicara bahasa
Inggris dengan baik hanya belajar di bangku sekolah formal. Kalaupun ada,
biasanya karena mereka mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri
(otodidak), mengikuti kegiatan extrakrikuler English club dan kursus-kursus
yang diadakan di dalam maupun di luar jam sekolah.
Kota Bukit
Tinggi sebagai salah satu kota wisata yang terletak di provinsi Sumatra Barat
sering di kunjungi oleh turis manca negara untuk kegiatan wisata atau mencari pengalaman belajar. Dari
pengalaman penulis kegiatan pengembangan bakat melalui praktek bahasa Inggris di kota Bukit Tinggi
yang pertama kali di lakukan di sana sangat menarik minat siswa kelas
x, xi dan xii untuk belajar bahasa
Inggris khususnya penekan pada belajar berbahasa yang baik dan benar. Meski
dalam waktu yang singkat siswa sangat menikmati kegiatan pengembangan bakat
melalui praktek bahasa Inggris bertemu
dengan penutur asli bahasa Inggris tersebut karna mereka menyadari secara tidak langsung kemampuan mereka dalam
berkomunikasi mengunakan bahasa Inggris setelah tiga tahun belajar bahasa
Inggris di sekolah. Karena sangat berbeda sekali cara menerapkan percakapan
yang ada di kelas dengan sesama teman asli Indonesia di bandingkan dengan
native speakers yang mereka temui di kota wisata tersebut.
Ide-ide pokok
yang dituangkan dalam laporan ini didasari oleh pengalaman Penulis
bersama tim dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris di Madrasah Aliyah PP.
Nurul Islam. Menurut penulis, Keterbatasan dana karna madrasah swasta dan
keterbatasan sarana dan prasarana yang di miliki oleh madrasah tempat penulis mengabdi bukan
menjadi hambatan untuk siswa dan guru mampu berkarya dan berhasil mengembangkan bakat yang
dimiliki oleh siswa.dan juga pengajarnya. Karna semangat juang yang kuat akan
membukakan kesempatan yang luas bagi penulis dan tim yang ikhlas menjalani tugas dan fungsi sebagai guru. Menurut Penulis : “Guru yang
hebat adalah guru yang mampu merupah siswa yang tidak pandai menjadi pandai” ,
sebaliknya “guru yang merubah siswa yang
sudah pandai menjadi pandai itu hal yang biasa saja”.menurut Leider dan Shapiro: “ kemampuan yang di miliki di atas
rata rata yang telah ada pada diri kita secara alamiah dan perlu di latih untuk
mencapai hasil yang maksimal”. Oleh karena itu sebagai guru yang memiliki bakat
dan kecerdasaan di atas rata rata harus mampu
mengali bakat yang di miliki oleh siswa. Sehingga tupoksi sebagai guru
tepat sasaran.
1.2.
TUJUAN
Tujuan penulisan laporan kegiatan
pengembangan bakat ini adalah
·
untuk membantu para guru dalam mengembangkan bakat siswa
·
untuk mengasah otak kanan siswa
·
menghilangkan kejenuhan siswa
·
Mengasah keterampilan siswa yang berbakat bahasa Inggris
·
Mengembangkan bakat menjadi maksimal
1.3. HASIL YANG DIHARAPKAN
Kegiatan pengembangan bakat ini hendaknya dapat
meningkatkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi mengunakan bahasa Inggris
dengan baik dan benar di berbagai kesempatan ( khususnya mengerti dan
mampu berkomunikasi langsung dengan
native speakers). menggunakan ragam bahasa lisan sederhana
dalam konteks kehidupan sehari hari dan melibatkan berbagai tindak tutur.
1.4. SASARAN
Sasaran dilaksanakan kegiatan pengembangan bakat ini
adalah:
·
Siswa kelas x sampai dengan kelas xii
·
Kepala Sekolah dan Majelis Guru
·
Semua pihak yang ikut mendukung
1.5. MANFAAT
·
Menumbuhkan semangat
siswa belajar bahasa Inggris
·
Mengembangkan bakat siswa berbicara dalam bahasa Inggris
·
Menambah pengetahuan siswa berkomunikasi dengan native
speaker
·
Menumbuhkan rasa percaya diri siswa berbicara bahasa
Inggris
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN
II.I. Paparan Kegiatan
Kegiatan pengembangan kemampuan praktek
bahasa Inggris bertemu native speakers
dari berbagai turis manca negara di kota wisata
Bukit Tinggi di laksanakan setiap
satu tahun sekali di bulan maret sebelum
kegiatan ujian nasional di laksanakan. Kegiatan ini selain mengembangkan bakat
siswa, penulis selaku pembimbing sekaligus mengambil nilai ujian praktek siswa
kelas xii sebagai nilai akhir dari kegiatan praktek bahasa Inggris. Kegiatan di
laksanakan melalui beberapa tahap :
II.I.1 Tahap Persiapan
Siswa dibiasakan belajar bahasa Inggris dengan
menemukan sendiri, misalnya materi hari ini tentang expressing sympathy sejak
di kelas x mereka di biasakan bekerja dengan kelompoknya mencari :
·
Apa yang di maksud expressing sympathy
·
Mencari ungkapan ungkapan expressing sympathy sebanyak
mungkin
·
Mencari contoh dialog expressing sympathy
·
Mempresentasikan dan Mendiskusikan hasil penemuan dengan
kelompok lain nya
·
Guru menyimpulkan hasil akhir materi
Dari
kegiatan tersebut di atas selama jam pelajaran bahasa Inggris siswa boleh
mengunakan handphone dan mengumpulkan kembali handphone nya setelah selesai
belajar, karna sekolah tempat penulis mengabdi tidak memiliki jaringan
internet. Selanjutnya apapun materi - materi pelajaran bahasa Inggris sesuai kurikulum dan silabus
yang di tetapkan oleh pemerintah, Insyaallah siswa tidak lagi mendapatkan
kesulitan untuk memahaminya. Siswa bisa menemukan dengan mudah semua materi yang
dibutuhkan di internet mengunakan handphone. Di tambah dengan kegiatan English club di sore hari di laksanakan 2 kali pertemuan
dalam seminggu. Kegiatan ini di laksanakan untuk menambah kemampuan siswa dalam
memahami hal hal yang berhubungan dengan bahasa Inggris. Dan belajar bahasa
Inggris online melalui MASBA English club.
II.I.2. Tahap Keberangkatan
Siswa di bagi dalam empat kelompok
masing masing kelompok mempunyai ketua kelompok dan satu orang guru pendamping
untuk dua kelompok, masing masing kelompok berangkat mengunakan mobil kapasitas
13 0rang per mobil.
II.I.3. Pembagian Kelompok
|
Kelompok 1
|
Kelompok 2
|
Kelompok 3
|
Kelompok 4
|
|
Andika
Anim Maspalinda
Arbainar
Delfita Ariani
Deno Saputra
Deska Nedra
Don Petra
Eko Pratama
Jeprinaldo
Reja Anggara
Reti fitri
|
Lili Sarmita
Maidil Hasman
Miswanto
Nuraiza
Rega Aprianturi
Restu Efendri
Rilatul Zamon
Seprida Ningsih
Sulsanti
Yeni Susmita
Zulferiyanto
|
Ari Irwansyah
Arif Budiawan
Arif Farnedi
Arsi Rahman
Asri Wandi
Desni Awalia. W
Ela Yunarti
Engki Afriadi
Hawa Innisa
Heci Octavia
Hendrafika
Hendri
|
Indra Feri. S
Khairul. A
Khairul. R
Lia Warni
Maida Hilawati
Muhardi
Muslim
Nurlastri
Nurlastri
Rampirta
Raudhatul. J
|
II.I.4. Nama Guru Pendamping dan Ketua Kelompok
|
Nama kelompok
|
Kelompok ½
|
Kelompok 2/3
|
|
Pendamping
|
Rubaida, S.Ag, MM
|
Elvi Yulisti, S.Pd
|
|
Ketua kelompok
|
Deno Saputra
Rilatul Zamon
|
Hendri
Khairul Rizal
|
II.I.5. Jadwal Kegiatan
|
N0
|
HARI
|
TANGGAL
|
WAKTU
|
KEGIATAN
|
|
1
|
Jum’at
|
28 Februari 2014
|
18.00
|
Berangkat dari teluk kuantan
menuju Bukit Tinggi
|
|
2
|
Jum’at
|
28 Februari 2014
|
24.00-04.30
|
Istirahat di danau Singkarak
|
|
3
|
Jum’at
|
28 Februari 2014
|
04.30-05.00
|
Lanjutkan perjalanan dan
Sholat subuh berjamah
|
|
4
|
Jum’at
|
28 Februari 2014
|
05.00- 07.00
|
Melanjutkan perjalanan
|
|
5
|
Sabtu
|
01 Maret 2014
|
07.00- 08.00
|
Mandi dan sarapan pagi
Sampai di lokasi wisata
|
|
6
|
Sabtu
|
01 Maret 2014
|
08.00-18.00
|
Praktek bahasa Inggris di mulai
|
|
7
|
Sabtu
|
01 Maret 2014
|
18.00-21.00
|
Istirahat,makan dan sholat
|
|
8
|
Sabtu malam
|
01 Maret 2014
|
21.00-08.00
|
Pulang ke peginapan
|
|
9
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
08.00-12.00
|
Praktek bahasa Inggris di
lanjutkan
|
|
10
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
12.00-13.00
|
Ishoma
|
|
11
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
13.00-16.00
|
Praktek Bahasa Inggris di
lanjutkan
|
|
12
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
16.00-18.00
|
Sholat ashar berjamah dan praktek
bahasa Inggris di lanjutkan
|
|
13
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
18.00-19.00
|
Ishoma
|
|
14
|
Minggu
|
02 Maret 2014
|
19.00-
|
Pulang ke Teluk Kuantan
|
II.I.6. Tahap Pelaksanaan
Pengembangan kemampuan siswa
praktek bahasa Inggris bertemu native speakers di tempat wisata Bukit Tinggi setiap
siswa di berikan kertas kerja berupa pertanyaan tentang identitas native
speakers. Siswa wajib mengisi kertas kerja tersebut minimal mampu mewawancarai
lima orang native speaker di buktikan dengan video wawancara atau foto bersama
native speaker. Kegiatan di laksanakan selama dua hari di daerah wisata Bukit Tinggi.
Contoh Kertas kerja yang di berikan kepada siswa:
Instrumen wawancara untuk Native Speakers
1.
Full Name :
2.
Sex :
3.
Place, Date of Birth :
4.
Nationality :
5.
Marital Status :
6.
Height, Weight :
7.
Hobbies :
8.
Religions :
9.
Address :
10.
Phone, Mobile :
11.
E-mail :
12.
Father’s Name :
14. Mother’s Name :
15. Language :
16. Contact
Number :
17. Facebook :
19. Occupation :
20. Education Background :
Bukit Tinggi, … Maret 2014
Student Native
Speaker
(……………… ) ( ………………………)
Contoh hasil kerja
yang telah kerjakan oleh siswa:
Instrumen wawancara
untuk Native Speakers
1.
Full Name : Edward
Jerry Adelson
2.
Sex :
Male
3.
Place, Date of Birth : New
York, April 21, 1967
4.
Nationality : American
5.
Marital Status : Married
6.
Height, Weight : 175 cm,65 kg
7.
Hobbies : Travelling
8.
Religions : Not
Moslem
9.
Address : 43 Vassar st
Building 46-4115
Cambrige, MA. 02139
10.
Phone, Mobile : ( 617) 253-0645
11.
E-mail :
adelson@c.sail.mit.edu
12.
Father’s Name : Adelson
14. Mother’s Name : Jane IIley
15. Language : English
16. Facebook : adelsonmit
19. Occupation : Staff Scientist (
MTS )
20. Education Background : Ph.D. Experimental Psychology
University of
Michigan
Bukit
Tinggi, 1 Maret 2014
Student
Native
Speaker
( Sulsanti ) ( Edward
Jerry Adelson)
Contoh hasil kerja
yang telah kerjakan oleh siswa:
Instrumen wawancara
untuk Native Speakers
1.
Full Name : Johanneke
Marie VAN DALE (Janneke)
2.
Sex :
Female
3.
Place, Date of Birth : Dutch,
March 7,1988
4.
Nationality : Dutch
5.
Marital Status : Single
6.
Height, Weight : 167 cm, 68 kg
7.
Hobbies : Travelling
8.
Religions : Not
Moslem
9.
Address : Breestraat
21
2311 AB LEIDEN
the Netherlands
10.
Phone, Mobile : +31715126511
11.
E-mail : janneke@hotmail.com
12.
Father’s Name : Van Dale
14. Mother’s Name : Chatty Billy
15. Language : Dutch , English, french
16. Facebook : -
19. Occupation : Employment Agency Randfiguur
20. Education Background : Leiden University,M. in Eng language
Bukit
Tinggi, 1 Maret 2014
Student
Native
Speaker
( Miswanto ) ( Johanneke Marie )
BAB III
RENCANA KERJA TINDAK LANJUT
Setelah melakukan serangkaian kegiatan tentang pengembangan kemampuan siswa dalam mempraktekan
bahasa Inggris dengan native speakers, langkah selanjutnya menyusun rencana
kerja tindak lanjut ( RKTL ) untuk memastikan bahwa kegiatan pengembangan bakat
yang di lakukan memberikan kontribusi terhadap kemampuan siswa dalam berbicara
mengunakan bahasa Inggris dan menciptakan
atmosfir baru di Madrasah Aliayah PP. Nurul Islam kearah yang lebih baik dalam peningkatan
mengunakan bahasa Inggris dalam berbagai kesempatan. Di samping
itu RKTL sebagai panduan bagi penulis untuk menetapkan hal-hal pokok yang
menjadi prioritas tugas dan tanggung jawab dalam menindak lanjuti terkait
temuan di lapangan sekaligus sebagai upaya untuk menikatkan kapasitas serta
aplikasi teori dalam situasi praktis di lapangan. Ada beberapa rencana kerja
tindak lanjut yang penting untuk
dilakukan jika kegiatan ini masih berlanjut diantaranya adalah:
1. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan
Waktu Pelaksanaan kegiatan ini
hendaknya di tambah menjadi satu minggu agar kegiatan ini bisa di selesaikan
dengan maksimal.
2. Jumlah Responden /
Native Speakers
Jumlah responden / Native speaker yang di wawancarai
bukan hanya 5 orang saja tapi minimal menjadi 10 native speakers, maksimalnya
tidak terbatas.
3. Kertas Kerja
Selama kegiatan berlangsung siswa di
berikan penambahan materi kertas kerja berupa; pembuatan Laporan kegiatan
wawancara dengan kelompok kerja yang sebelumnya telah di susun oleh pembimbing.
4. Tempat Pelaksanaan
Tempat pelaksanan kegiatan bukan
hanya di kota Bukit Tinggi tapi di kembangkan ke tempat tempat wisata lain nya
baik di dalam negeri atau di luar negeri agar kegiatan ini menjadi sesuatu yang
mengairahkan siswa untuk belajar bahasa Inggris.
Demikian rencana kerja tindak lanjut
yang ingin penulis lakukan dikesempatan yang akan datang semoga Allah SWT
memberikan kemudahan bagi semua pihak yang memberikan dukungan untuk kegiatan
pengembangan bakat siswa ini. Amin
BAB IV
P E N U T U P
IV.1. KESIMPULAN
Kegiatan
yang dilaksanakan setelah tiga tahun pelajaran membuat siswa memahami arti
pentingnya mengembangkan bakat dan minat diri sendiri, Karena dengan adanya
pembinaan bakat dan minat tersebut , mereka dapat berkomunikasi dengan native
speakers, siswa menyadari kemampuan yang di milikinya setelah melihat dan
mempraktekan langsung dengan native speakers. Kondisi ini menciptakan suasana
baru dalam meningkatkan lagi kemampuan mengunakan bahasa Inggris dalam
kehidupan sehari hari. Siswa termotivasi untuk melanjutkan kuliah ke universitas dengan tujuan mengembangkan
kemampuan mengunakan bahasa Inggris.
Siswa
menyadari akan perlunya latihan yang rutin dalam kegiatan penegembangan bakat
mereka , di samping masanya bagi siswa untuk bermain , mereka juga sadar akan
perlunya berlatih keterampilan , bukan belajar teori tentang pengetahuan
saja sepanjang hari. Di samping siswa juga berlatih dan mengembangkan bakat
mereka dalam mempraktekan bahasa Inggris , para siswa juga harus mengembangkan
bakat mereka di bidang lainnya seperti olah raga volley , tenis meja, dan bulu
tangkis bersama siswa , dan juga dibidang kesenian dan agama .
Penulis
menyadari masih banyak kekurangan
–kekurangan dari laporan ini baik kekurangan –kekurangan dari sistim
pelaksanaannya maupun bentuk penulisan laporan ini, untuk itu kami mohon
maaf. Semoga kekurangan-kekurang tersebut dapat menjadi awal untuk lebih baik
lagi dimasa yang akan datang. Demikianlah laporan ini disusun , terima kasih.
IV.2. SARAN
Pihak sekolah hendaknya memfasilitasi kegiatan pengembangan bakat siswa dengan tambahan
jam pelajaran bahasa Inggris di luar kurikulum formal sekolah, Guru bahasa Inggris
hendaknya mencari materi materi yang lebih praktis melalui berbagai sumber,
guru bahasa Inggris selalu berkreatifitas mencari pola belajar yang menumbuhkan
kemampuan percakapan siswa dan guru dan siswa mempunyai komitmen untuk selalu
berbahasa inggris di lingkungan sekolah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar